Minggu, 03 Februari 2013

sifat damai sejahtera dari Yesus


SIFAT DAMAI SEJAHTERA YANG YESUS BERIKAN BAGI KITA


Yesaya 9:5:”Seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita, lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namaNya disebutkan orang Penasihat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa kekal, Raja Damai. Yeremia 29:11:”Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Berbicara tentang kematian itu bukanlah rancangan kecelakaan dalam hidup kita, tetapi itu juga termasuk rancangan yang indah yang telah Tuhan siapkan  bagi setiap kita.. Pengkhotbah 3:1-3,11: “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam, ada waktu untuk tertawa, ada waktu untuk menangis...Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya...tetapi manusia tidak menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.”  Jadi tetap Yesus memiliki rancangan damai sejahtera atas hidup kita.

Damai bagaimanakah yang Yesus berikan kepada kita ?
1.      Damai yang melampaui segala akal
Filipi 4:7:”Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” Damai semacam ini dimiliki oleh Tuhan Yesus sendiri saat menghadapi berbagai tantangan dalam hidupNya. Bagaimana ketenangan yang dimiliki oleh Yesus saat Dia diperhadapkan dengan kematian, sementara para muridNya lari tunggalanggang, ada yang mengkhianati Dia dan ada juga yang menyangkal Dia saat pencobaan datang, tetapi Yesus dgn tenang menghadapi semuanya itu. Damai semacam ini juga yang dimiliki oleh Ayub, saat Ayub diperhadapkan dengan kematian 10 anaknya, Ayub berkata dalam doa : Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil terpujilah nama Tuhan. Sesungguhnya setiap kita bisa mengalami damai yang melampaui segala akal pikiran ini. Terbukti malam hari ini, Bapak Aven dan Cik Alay serta anak-anak boleh tetap tegar dan tetap mengasihi Tuhan sekalipun telah ditinggalkan oleh anak kekasih, oleh kakak dan adik kekasih.
2.      Damai yang tidak berkesudahan /damai kekal
Yesaya 9:6 berkata:”besar kekuasaanNya dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas tahkta Daud dan didalam kerajaanNya...”. Kolose 1:20:”dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya, baik yang ada dibumi, maupun yang ada di surga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.” Damai dari Tuhan tidak hanya berhenti sampai di bumi saja tetapi sampai di surga, itulah damai yang kekal. Beda dengan damai dari dunia yang sifatnya sementara waktu saja, setelah alami ujian berat langsung hilang damai sejahteranya.
3.      Damai yang asli bukan tipuan/palsu
Pada waktu Yeremia 14:13,14:”Lalu Yeremia berkata:”Aduh Tuhan Allah ! Bukankah para nabi telah berkata kepada mereka: Kamu tidak akan mengalami perang dan kelaparan tidak akan menimpa kamu, .... Jawab Tuhan kepada Yeremia:”Para nabi itu bernubuat palsu demi namaKu! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintah mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri. “ Itu berarti ada damai yang palsu, sekalipun dikatakan para nabi bila itu keluar dari kehendak Tuhan maka itu adalah tipuan belaka. Zaman sekarang ini banyak orang memberikan penghiburan yang palsu dengan tujuan agar manusia beroleh damai. Di antaranya pergi ke nigh club, minum-minuman keras, bergaul dengan perempuan-perempuan cantik  yang bukan istrinya, berdisko ria dgn ekstasi, putau dlsnya. Semua itu bukan asli tetapi palsu. Damai dari Tuhan bukan seperti itu. Damai dari Tuhan menyejukkan seluruh hati dan pikiran kita bahkan batin kita yang paling dalam. Dan damai itu  berlangsung seterusnya bukan sementara waktu.
4.      Damai yang peruntukkan bagi seluruh dunia
I Yohanes 2:2:”Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.”  Itu berarti damai seluruh manusia di dunia tergantung kepada pada Yesus satu-satunya sumber damai sejahtera. Yesus berkata : “Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku didalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. “ (Yohanes 15:5) Jadi hanya di dalam Yesus ada damai yang sesungguhnya.  Jadi kalau orang dunia mencari damai di luar Yesus pasti tidak akan mendapatkannya.

Natal menunjukkan bahwa Allah berdamai dengan manusia. Kita bersyukur melalui Yesus Kristus maka terjalin kembali damai di antara manusia dengan Allah. Kalau dahulu Allah pernah mengusir manusia dari taman Eden, maka sekarang Allah kembali merangkul manusia dengan kasihNya, kalau dahulu Allah murka pada manusia tetapi sekarang Allah menyatakan kasih karuniaNya kepada manusia. II Korintus 5:18,19:”Dan semua ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diriNya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diriNya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran-pelanggaran mereka, Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.” Roma 5:10:”Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian anak AnakNya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan dengan Allah oleh kematian AnakNya, pasti akan diselamatkan oleh hidupNya.”
Dengan demikian kita patut bersyukur sebab segala dosa kita, baik di masa lalu, masa sekarang maupun akan datang sudah dihapuskan oleh darah Yesus. Sehingga kita tidak perlu lagi mengingat-ingat masa lalu yang kelam. Kematian  Almarhum Mey Siang adalah murni panggilan Tuhan yang indah bagi hidupnya, bukan karena kesalahan siapa-siapa. Ko Aven tidak bersalah demikian juga Cik Alay tidak bersalah, kakak dan adik juga tidak bersalah. Ketahuilah bahwa kita semua telah mengalami penebusan, pengampunan, pendamaian dan keselamatan dari Allah. Jangan sampai tertipu oleh Iblis yang suka mengungkit-ungkit masa lalu untuk menjatuhkan hidup kita. Masa lalu kita sudah dibersihkan oleh darah Yesus, sekarang kita harus hidup baru didalam Tuhan Yesus, yaitu mencintai Yesus untuk selamanya.




Respon orang yang telah mengalami damai dari Allah:
1.      Hargailah pendamaian yang Tuhan berikan kepada kita dgn tetap hidup sesuai firman Tuhan. Ingat darah Yesus / darah pendamaian itu adalah darah yang mahal, harus kita hargai sepenuhnya.
2.      Peliharalah damai dari Tuhan itu dengan tetap hidup dalam doa, firman, ibadah dan kesaksian yang baik..
3.      Bagikanlah damai itu pada orang lain yang belum memiliki damai tersebut, saksikanlah Yesus dan bila ada pertengkaran, berdirilah sebagai pembawa damai. Matius 5:9 berkata:”Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

By: rendy langitan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar